Pekanbaru – Bupati Kampar Ahmad Yuzar mendorong perluasan dan penguatan layanan perbankan syariah hingga tingkat pedesaan. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Bank Riau Kepri Syariah 2026 di Ballroom Menara Dang Merdu, Pekanbaru, Selasa (31/3).
Acara tersebut turut dihadiri Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, para kepala daerah se-Riau dan Kepri, serta jajaran direksi Bank Riau Kepri Syariah.
Dalam pernyataannya, Ahmad Yuzar menegaskan bahwa keberadaan Bank Riau Kepri Syariah memiliki peran vital dalam memperkuat ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM dan warga desa yang membutuhkan akses layanan keuangan yang lebih inklusif.
“Bank Riau Kepri Syariah ini bukan hanya lembaga keuangan. Bagi kami di Kabupaten Kampar, bank ini adalah motor penggerak ekonomi umat. Prinsip syariah menghadirkan keadilan dan keberkahan, termasuk lewat program CSR yang sangat membantu masyarakat,” kata Ahmad Yuzar.
Menurutnya, pemerataan layanan keuangan berbasis syariah perlu dipercepat agar manfaatnya tidak hanya dirasakan di wilayah perkotaan. Ia menilai akses perbankan syariah di desa masih perlu diperluas, terutama untuk menopang pertumbuhan UMKM, pertanian, dan sektor ekonomi produktif lainnya.
Pemkab Kampar, kata Yuzar, siap mendukung penuh setiap kebijakan yang diputuskan dalam RUPS-LB, termasuk langkah-langkah strategis untuk memperkuat jaringan layanan BRKS di tingkat kecamatan dan desa.
RUPS-LB 2026 sendiri diharapkan menjadi momentum bagi Bank Riau Kepri Syariah untuk meningkatkan daya saing dan memperkokoh posisinya sebagai bank daerah berbasis syariah. Dukungan para pemegang saham, termasuk Kabupaten Kampar, menjadi modal penting bagi pengembangan layanan yang lebih merata.
Ahmad Yuzar menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan bank daerah sangat dibutuhkan untuk menghadirkan layanan finansial yang adil dan berkelanjutan. Ia menyebut penguatan ekonomi masyarakat tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah, tetapi juga pada kolaborasi dengan lembaga keuangan daerah.
“Kita ingin ekonomi tumbuh, tapi tumbuh untuk semua. Masyarakat desa juga harus punya akses yang sama terhadap layanan perbankan,” ujarnya.
Kehadiran Bupati Kampar dalam RUPS-LB tersebut menjadi bentuk dukungan konkret terhadap transformasi syariah yang sedang dijalankan Bank Riau Kepri Syariah. Ia berharap kebijakan yang dihasilkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat serta mendorong percepatan pembangunan ekonomi di Kampar.(ADV)
#Kampar