Bupati Kampar Dorong BUMD Lebih Profesional demi Masa Depan Daerah

Bupati Kampar Dorong BUMD Lebih Profesional demi Masa Depan Daerah

PEKANBARU — Di tengah arus perubahan yang menuntut ketepatan langkah, Kabupaten Kampar menata masa depannya dengan satu keyakinan bahwa profesionalisme adalah kunci, dan BUMD adalah jalan yang harus diperkuat. Dari sanalah harapan tentang kemandirian ekonomi mulai disusun, perlahan namun pasti.

Pemerintah Kabupaten Kampar menegaskan komitmennya untuk mendorong Badan Usaha Milik Daerah menjadi lebih profesional sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi ekonomi daerah. Hal ini disampaikan dalam kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI di Pekanbaru, Kamis (02/04/2026), yang membahas pengawasan serta optimalisasi peran BUMD dan perbankan daerah.

Bupati Kampar Ahmad Yuzar yang diwakili Penjabat Sekretaris Daerah Ardi Mardiansyah hadir dalam forum tersebut bersama jajaran pemerintah daerah. Kehadiran ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan arah penguatan ekonomi yang berkelanjutan.

Dalam forum itu, profesionalisme menjadi kata kunci. Pemerintah Kabupaten Kampar menilai bahwa BUMD harus dikelola dengan standar yang jelas, tata kelola yang transparan, serta akuntabilitas yang terjaga. Dengan demikian, BUMD tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah.

Ardi Mardiansyah menyampaikan bahwa pembenahan internal terus dilakukan, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga penguatan sistem manajemen. Langkah ini diharapkan mampu menjadikan BUMD sebagai entitas usaha yang sehat, kompetitif, dan adaptif terhadap dinamika ekonomi.

Di balik upaya tersebut, tersimpan semangat yang terus tumbuh. Kampar ingin memastikan bahwa setiap potensi yang dimiliki tidak berhenti sebagai angka dalam laporan, tetapi bergerak menjadi kekuatan yang hidup. BUMD diharapkan menjadi lokomotif yang membawa daerah menuju kemandirian fiskal.

Diskusi bersama Komisi II DPR RI dan pemerintah daerah se-Provinsi Riau turut mengungkap berbagai tantangan yang dihadapi, termasuk keterbatasan modal dan kebutuhan akan regulasi yang lebih fleksibel. Namun di tengah tantangan itu, peluang untuk berkembang tetap terbuka bagi daerah yang mampu berbenah dan berinovasi.

Sinergi dengan perbankan daerah juga menjadi bagian penting dalam strategi tersebut. Kolaborasi ini diyakini mampu memperluas akses pembiayaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Bagi Bupati Kampar, masa depan daerah tidak dibangun dalam satu langkah besar, melainkan melalui proses panjang yang konsisten. Profesionalisme dalam pengelolaan BUMD menjadi fondasi utama dalam perjalanan tersebut, agar setiap kebijakan yang diambil mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pada akhirnya, dorongan untuk menjadikan BUMD lebih profesional bukan hanya tentang memperbaiki sistem, tetapi tentang menjaga harapan. Harapan bahwa dari pengelolaan yang baik, akan lahir kekuatan ekonomi yang kokoh, dan dari sana, masa depan Kampar dapat tumbuh dengan lebih pasti dan berkelanjutan.(ADV)

#Kampar