BANGKINANG - Kabupaten Kampar memperingati hari jadinya yang ke-76 dengan menghadirkan layanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyerahkan hasil sidang isbat nikah sekaligus menyalurkan bantuan dari Baznas Kampar kepada warga, Sabtu (7/2), di Aula Balai Bupati Kampar, Bangkinang Kota.
Dalam kegiatan tersebut, puluhan pasangan dari sejumlah kecamatan menerima penetapan isbat nikah sebagai bentuk pengesahan pernikahan secara hukum negara. Kecamatan yang terlibat antara lain Siak Hulu, XIII Koto Kampar, Salo, Koto Kampar Hulu, Kampa, dan Tapung Hulu.
Ahmad Yuzar mengatakan, pelaksanaan sidang isbat nikah merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan kepastian hukum atas pernikahan masyarakat yang sebelumnya belum tercatat secara resmi.
“Pernikahan yang sah dan tercatat memiliki dampak besar, bukan hanya sebagai ikatan suci menurut agama, tetapi juga menjadi dasar pemenuhan hak-hak keperdataan seperti akta kelahiran anak, pendidikan, layanan kesehatan hingga hak waris,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk melangsungkan pernikahan sesuai ketentuan agama dan mencatatkannya secara resmi agar keluarga yang dibangun kuat secara hukum.
Bupati turut mengapresiasi kinerja Pengadilan Agama Bangkinang yang telah memproses persidangan selama kurang lebih satu bulan hingga terbitnya putusan. Selain itu, ia menyampaikan terima kasih kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, jajaran KUA, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil atas sinergi dalam penerbitan buku nikah dan dokumen administrasi kependudukan.
Dalam rangkaian acara, Pemkab Kampar bersama Baznas juga menyalurkan bantuan kepada lima imam masjid, lima garim, lima anak yatim dan dhuafa, lima penerima bantuan konsumtif, serta satu korban kebakaran di Desa Kumantan.
Ahmad Yuzar berharap momentum Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kampar menjadi penguat komitmen bersama dalam membangun daerah yang religius, berkeadilan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. “Kebersamaan dan gotong royong harus terus kita jaga, karena masyarakat Kampar adalah prioritas utama,” tutupnya.(ADV)
#Kampar