KAMPAR - Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kampar bergerak menyisir sejumlah wilayah untuk memastikan ketertiban tetap terjaga. Operasi penyakit masyarakat (pekat) yang digelar secara bertahap ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat, khususnya umat Islam yang akan menjalankan ibadah puasa.
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Gakda) Satpol PP Kampar, Fajri, mengatakan operasi tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan menjelang Ramadhan. Ia menegaskan, operasi ini difokuskan pada pencegahan potensi gangguan ketertiban umum yang dapat mengganggu kekhusyukan masyarakat dalam beribadah.
“Operasi pekat ini bertujuan untuk menekan potensi gangguan ketertiban umum dan penyakit masyarakat, sehingga umat Islam dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan aman dan khusyuk,” ujar Fajri, Selasa (17/2/2026).
Ia menjelaskan, operasi telah dilaksanakan di sejumlah titik yang dinilai rawan terjadi pelanggaran peraturan daerah. Lokasi tersebut antara lain Jalan Kubang, Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang pada 11 Februari 2026, kemudian Desa Gading Sari dan Plamboyan, Kecamatan Tapung pada 13 Februari 2026, serta wilayah Kecamatan XIII Koto Kampar pada 5 Februari 2026.
Dalam kegiatan itu, petugas melakukan pemantauan dan penertiban terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi melanggar peraturan daerah. Sasaran operasi meliputi penyakit masyarakat, tempat hiburan yang beroperasi tidak sesuai ketentuan, serta aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketenteraman dan kenyamanan warga.
Fajri menambahkan, dalam pelaksanaannya, Satpol PP tidak hanya mengedepankan penegakan aturan, tetapi juga mengutamakan pendekatan persuasif dan humanis. Petugas memberikan imbauan secara langsung kepada masyarakat agar mematuhi peraturan yang berlaku, sekaligus mengajak warga untuk bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan.
Menurutnya, kesadaran dan partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama Ramadhan. Dengan adanya dukungan masyarakat, upaya penegakan ketertiban diharapkan dapat berjalan lebih efektif.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan menghormati bulan suci Ramadhan,” kata Fajri.
Ia menegaskan, operasi pekat akan terus dilaksanakan secara bertahap di berbagai wilayah Kabupaten Kampar hingga menjelang awal Ramadhan 1447 H. Melalui langkah ini, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat menyambut bulan suci dengan suasana yang tertib, aman, dan penuh rasa saling menghormati, sehingga pelaksanaan ibadah dapat berlangsung dengan nyaman dan khusyuk.(Advertorial)
#Kampar