Bangkinang Kota - Menjelang bulan suci Ramadan dan pemeriksaan rutin Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Pemerintah Kabupaten Kampar mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mempercepat realisasi program serta menyiapkan administrasi pertanggungjawaban anggaran secara maksimal.
Penegasan itu disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Kampar, Ardi Mardiansyah, saat memimpin apel gabungan OPD di lapangan Kantor Bupati Kampar, Bangkinang Kota, Senin (9/2). Apel tersebut dihadiri para staf ahli, asisten, kepala OPD, aparatur sipil negara (ASN), serta pegawai PKKK di lingkungan perkantoran Bupati Kampar.
Dalam arahannya, Ardi menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN dan PKKK yang mengikuti apel pagi. Menurut dia, apel merupakan bentuk kedisiplinan sekaligus komitmen aparatur dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia menegaskan, memasuki Februari, seluruh kegiatan yang telah dianggarkan dan tertuang dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) masing-masing perangkat daerah sudah dapat dilaksanakan. Dokumen perencanaan, termasuk RKA dan DPA, disebut telah tersedia sehingga tidak ada alasan bagi OPD untuk menunda pelaksanaan program.
“Seluruh pelaksanaan kegiatan yang menunjang visi dan misi kepala daerah, khususnya program prioritas di masing-masing perangkat daerah, sudah bisa kita laksanakan pada tahun 2026 ini,” ujar Ardi.
Selain percepatan realisasi anggaran 2026, Ardi juga mengingatkan pentingnya kesiapan administrasi pertanggungjawaban anggaran tahun 2025. Ia menyebutkan, pada awal Februari biasanya dilakukan pemeriksaan reguler oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) Perwakilan Riau.
Untuk itu, ia meminta para Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan pengguna anggaran tahun 2025 segera menyiapkan seluruh dokumen administrasi agar proses audit berjalan lancar dan tanpa kendala.
“Kita harus siap saat audit dilaksanakan. Ini menjadi penilaian tersendiri bagi auditor dalam mengecek pelaksanaan seluruh kegiatan yang tertuang dalam anggaran 2025,” tegasnya.
Menjelang Ramadan yang diperkirakan sekitar 10 hari lagi, Ardi juga mengingatkan ASN dan PKKK agar tetap menjaga kinerja dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, meski tengah melaksanakan ibadah puasa.
Ia pun secara pribadi dan kedinasan menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin, seraya berharap seluruh aparatur dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan baik serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.(ADV)
#Kampar